Program Asesmen dan Pengembangan Institusi Pendidikan

Tujuan dari setiap institusi pendidikan adalah mencetak lulusan yang memiliki penguasaan yang memadai dalam kemampuan, sikap, maupun keterampilan untuk menjalani tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau meniti karir di dunia kerja sesuai dengan profesi yang bersangkutan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka diperlukan pemetaan potensi dan kecenderungan minat bakat dari peserta didik untuk mengarahkan penjurusan pendidikan atau metode yang tepat dalam proses pembelajarannya. Selain itu, proses pelaksanaan pendidikan juga harus ditunjang ketersediaan tenaga pendukung yang memadai dalam memfasilitasi terjadinya proses pembelajaran. Tidak lupa, adanya situasi yang mendukung pembelajaran, seperti kurikulum, nilai dan budaya yang selaras dengan sikap dan karakter lulusan yang diharapkan.

Program Pendidikan

Spring Up SMART

Program pendampingan dan konsultansi penyusunan kurikulum sekolah dan perguruan tinggi serta penyusunan desain iklim sekolah yang mendukun proses belajar siswa.

Spring Up ACTION

Program pelatihan bagi siswa, pendidik, serta manajemen sekolah baik dalam keterampilan belajar mengajar maupun softskill dalam hal pengelolaan sekolah.

Spring Up ASSESSMENT

Program asesmen dalam mengidentifikasi potensi siswa khususnya aspek intelijensi umum, aspek keterampilan khusus (minat & bakat), serta kepribadian.

Inspirasi terbaru

HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA

Data Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa hingga bulan Februari 2014 terdapat 7.147.069 orang dalam kategori pengangguran terbuka dan naik menjadi 7.244.905 hingga bulan Agustus 2014. Kenaikan jumlah pengangguran terbuka tersebut berada pada orang berkategori tamat tingkat pendidikan SMA Umum, SMA Kejuruan, dan Universitas. Menurut Immanuel Adi Pakaryanto (Corporate Human Resource Management Deputy Function Head Triputra Group), saat ini banyak SDM yang tidak mampu bersaing di dunia kerja dalam menghadapi pasar terbuka global akibat implikasi kurikulum pendidikan yang kurang tepat.

Selengkapnya
EFIKASI DIRI: PENGUAT POTENSI DIRI MENUJU KEBERHASILAN

Mengapa ada siswa yang semangat belajar dan percaya diri dalam belajar, sementara ada siswa lain yang merasa kurang semangat dan tidak yakin akan hasil yang akan dicapainya. Mengapa pula ada seorang pekerja yang begitu semangat dan gesit dalam bekerja, namun ada pula yang sangat lambat dan tidak berdaya. Faktor apakah yang berpengaruh pada kedua kondisi tersebut?

Selengkapnya